Kiat Menulis Cerita Fiksi


Resume Pertemuan Ke-11
Pelatihan Guru Belajar Menulis PGRI
Gelombang 23 dan 24
Narasumber: Sodomo,S.Pt
Moderator: Helwiyah

 Mengapa Harus Belajar Menulis Fiksi? 

Pertanyaan pertama oleh narasumber keren mengawali kelas menulis malam ini, apa yang kamu pikirkan jika bicara tentang tulisan fiksi? yang saya fikirkan adalah satu kata.. suliit.. yaah karena saya belum pernah menulis fiksi dan tidak tau bagaimana menulis fiksi, dan malam ini saya akan belajar tentang menulis fiksi dari masternya yaitu pak Sudomo,S.Pt atau akrab dipanggil Mazmo.

Apa itu menulis Fiksi? 
Menurut penelusuran Wikipedia Penulisan fiksi adalah susunan teks prosa non faktual. Tulisan fiksi seringkali diproduksi sebagai cerita yang dimaksudkan untuk menghibur atau menyampaikan sudut pandang pengarang. Hasil dari ini bisa berupa cerita pendek, novel, skenario, atau drama, yang semuanya merupakan jenis gaya penulisan fiksi.

Menurut Mazmo mengapa kita sebagai guru harus belajar menulis fiksi ialah;

Pertama,
Salah satu aspek yang dinilai dalam Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) adalah Literasi Teks Fiksi. Dengan belajar menulis fiksi, tentu seorang guru akan lebih mudah membuat soal latihan AKM bagi murid-muridnya.
Kedua
Menulis fiksi merupakan cara asyik untuk menyembunyikan dan menyembuhkan luka. Dengan menulis fiksi, seorang guru bisa menyuarakan isi hatinya melalui tokoh-tokoh yang diciptakannya.
Ketiga, 
Cerita fiksi merupakan media pembelajaran alternatif yang menyenangkan bagi murid terutama menyangkut pengembangan karakter dan materi pengayaan.
Keempat
Menulis fiksi bisa menjadi tambahan poin dan koin, terutama jika dikumpulkan menjadi sebuah buku.

Untuk bisa sampai pada menulis fiksi bagi saya pribadi saya harus tahu dan paham dulu bagaimana syarat dalam menulis fiksi tersebut, dan pendapat master fiksi Mazmo syarat menulsi fiksi ialah;
  • Komitmen dan niat kuat untuk belajar menulis fiksi, baik melalui postingan blog atau kompetisi.
  • Kemauan dan kemampuan melakukan riset. Lo, kok, cerita fiksi ada riset juga? Iya, dong. Tujuannya agar tulisan menjadi lebih nyata. Misalnya, menyangkut latar tempat.
  • Banyak membaca cerita fiksi karya penulis lain. Hal ini akan memperkaya kosa kata dan juga menemukan gaya menulis.
  • Mempelajari KBBI dan PUEBI agar cerita yang ditulis sesuai kaidah kebahasaan.
  • Memahami dasar-dasar menulis cerita fiksi.
Lima point sebagai syarat menulis fiksi yang harus dipenuhi untuk belajar menulis fiksi yang dipaparkan oleh  narasumber malam ini dapat saya pehami dan terapkan dalam memulai menulis fiksi.
selain syarat dalam menulis fiksi tentunya ada unsur-unsur pembangun yang penting yang tentunya dapat menjadikan sebuah cerita.;
  1.  Tentunya Tema yang merupakan ide pokok cerita. Kiat menemukan tema adalah yang paling dekat dengan kita. Bisa saja keluarga atau sekolah. Selain itu, pilih tema yang paling disukai dan kuasai. Hal ini akan memudahkan dalam menyelesaikan cerita.
  2. Premis yang merupakan ringkasan cerita dalam satu kalimat. Unsur-unsurnya terdiri dari karakter, tujuan tokoh, halangan/rintangan, dan resolusi. Contoh: Seorang penyihir muda berjuang melawan penyihir jahat yang akan menguasai dunia. Contoh tersebut adalah premis dari novel Harry Potter.
  3. Alur/plot yang merupakan struktur rangkaian kejadian dalam cerita. Terdiri dari pengenalan cerita, awal konflik, menuju konflik, konflik/klimaks, dan ending.
  4. Penokohan yang merupakan penjelasan selangkah demi selangkah detail karakter dalam cerita. Bisa digambarkan secara langsung, fisik dan perilaku tokoh, lingkungan, tata bahasa tokoh, dan penggambaran oleh tokoh lain.
  5. Latar/setting yang merupakan penggambaran waktu, tempat, dan suasana.
  6. Sudut pandang yang merupakan cara penulis menempatkan diri. Penggunaan sudut pandang dalam menulis cerita fiksi harus konsisten.
Luar biasa materi malam ini sungguh sangat padat dan jelas dengan step-step yang dipaparkan oleh Mazmo cukup mudah dipahami. namun pertanyaan yang ada dibenak ku bagaimana adalah " Bagimana saya menulis cerita fiksi?"  ternyata pertanyaan dibenak saya terbaca oleh narasumber hebat malam ini, Mazmo memaparkan bagaimana kita menulis cerita fiksi yaitu ;
  • Niat; Untuk memulai dan menyelesaikan cerita fiksi. Permasalahan yang dihadapi oleh penulis adalah mengalami kebuntuan ide menyelesaikan tulisan fiksi.

  • Membaca; Perbanyak membaca cerita fiksi karya orang lain untuk menambah referensi berupa ide/gagasan/tema, teknik menulis, pemilihan kata, dan gaya penulisan. 

  • Ide dan Genre; Terkait ide dan genre, catatlah segera ide cerita yang terlintas di kepala agar ide tidak hilang begitu saja. Pilih genre yang disukai dan kuasai
  • Outline/kerangka karangan. 

- Kerangka disusun berdasarkan unsur-unsur pembangun cerita fiksi 
- Menentukan tema agar pembaca mengerti lingkup cerita fiksi kita 
- Membuat premis sesuai tema 
- Menentukan uraian alur/plot berdasarkan unsur-unsurnya 
- Menentukan penokohan kuat berdasarkan jenis dan teknik penggambaran watak tokoh dengan baik 
- Menentukan latar/setting dengan menunjukkan sisi eksotis dan detail 
- Memilih sudut pandang penceritaan yang unik

  • Mulailah menulis; Mulailah menulis membuka cerita dengan baik (dialog, kutipan, kata unik, konflik)

- Melakukan pengenalan tokoh dan latar dengan baik dengan cara memaparkan secara jelas kepada pembaca  
- Menguatkan sisi konflik internal dan eksternal tokoh  
- Menggunakan pertimbangan logis agar tidak cacat logika dan memperkuat imajinasi 
- Memilih susunan kalimat yang pendek dan jelas 
- Memperkuat tulisan dengan pemilihan kata (diksi) 
- Membuat ending yang baik 

  • Lakukan Swasunting; Swasunting dilakukan setelah selesai menulis;

- Jangan menulis sambil mengedit; Memfokuskan penyuntingan pada kesalahan pengetikan, pemakaian kata baku dan istilah,  aturan penulisan, ejaan, dan logika cerita;  Usahakan menempatkan diri pada posisi sebagai penyunting agar tega menyunting tulisan sendiri;  Jangan lupa menyiapkan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) dan Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI).

              Sungguh materi yang sangat keren dan tepat sasaran untuk saya malam ini bersama master fiksi yang keren, dan  untuk menjawab rasa penasaran  dibenak kita tentang fiksi mari kunjungi tulisan beliau ;  www.bianglalakata.wordpress.com  www.eigendomo.com dan sesi pertanyaan yang luar biasa dari rekan peserta sangat mewakili rasa penasaran saya. 

              Closing statement MazmoUntuk bisa menghasilkan karya tulisan fiksi yang baik, kuncinya adalah terus belajar, karena dengan terus belajar kita akan seterusnya menjadi pembelajar.


              Komentar

              Posting Komentar

              Postingan Populer