Kiat Menulis Cerita Fiksi
Pelatihan Guru Belajar Menulis PGRI
Gelombang 23 dan 24
Narasumber: Sodomo,S.Pt
Moderator: Helwiyah
Mengapa Harus Belajar Menulis Fiksi?
- Komitmen dan niat kuat untuk belajar menulis fiksi, baik melalui postingan blog atau kompetisi.
- Kemauan dan kemampuan melakukan riset. Lo, kok, cerita fiksi ada riset juga? Iya, dong. Tujuannya agar tulisan menjadi lebih nyata. Misalnya, menyangkut latar tempat.
- Banyak membaca cerita fiksi karya penulis lain. Hal ini akan memperkaya kosa kata dan juga menemukan gaya menulis.
- Mempelajari KBBI dan PUEBI agar cerita yang ditulis sesuai kaidah kebahasaan.
- Memahami dasar-dasar menulis cerita fiksi.
- Tentunya Tema yang merupakan ide pokok cerita. Kiat menemukan tema adalah yang paling dekat dengan kita. Bisa saja keluarga atau sekolah. Selain itu, pilih tema yang paling disukai dan kuasai. Hal ini akan memudahkan dalam menyelesaikan cerita.
- Premis yang merupakan ringkasan cerita dalam satu kalimat. Unsur-unsurnya terdiri dari karakter, tujuan tokoh, halangan/rintangan, dan resolusi. Contoh: Seorang penyihir muda berjuang melawan penyihir jahat yang akan menguasai dunia. Contoh tersebut adalah premis dari novel Harry Potter.
- Alur/plot yang merupakan struktur rangkaian kejadian dalam cerita. Terdiri dari pengenalan cerita, awal konflik, menuju konflik, konflik/klimaks, dan ending.
- Penokohan yang merupakan penjelasan selangkah demi selangkah detail karakter dalam cerita. Bisa digambarkan secara langsung, fisik dan perilaku tokoh, lingkungan, tata bahasa tokoh, dan penggambaran oleh tokoh lain.
- Latar/setting yang merupakan penggambaran waktu, tempat, dan suasana.
- Sudut pandang yang merupakan cara penulis menempatkan diri. Penggunaan sudut pandang dalam menulis cerita fiksi harus konsisten.
- Niat; Untuk memulai dan menyelesaikan cerita fiksi. Permasalahan yang dihadapi oleh penulis adalah mengalami kebuntuan ide menyelesaikan tulisan fiksi.
- Membaca; Perbanyak membaca cerita fiksi karya orang lain untuk menambah referensi berupa ide/gagasan/tema, teknik menulis, pemilihan kata, dan gaya penulisan.
- Ide dan Genre; Terkait ide dan genre, catatlah segera ide cerita yang terlintas di kepala agar ide tidak hilang begitu saja. Pilih genre yang disukai dan kuasai
- Outline/kerangka karangan.
- Kerangka disusun berdasarkan unsur-unsur pembangun cerita fiksi
- Menentukan tema agar pembaca mengerti lingkup cerita fiksi kita
- Membuat premis sesuai tema
- Menentukan uraian alur/plot berdasarkan unsur-unsurnya
- Menentukan penokohan kuat berdasarkan jenis dan teknik penggambaran watak tokoh dengan baik
- Menentukan latar/setting dengan menunjukkan sisi eksotis dan detail
- Memilih sudut pandang penceritaan yang unik
- Mulailah menulis; Mulailah menulis membuka cerita dengan baik (dialog, kutipan, kata unik, konflik)
- Melakukan pengenalan tokoh dan latar dengan baik dengan cara memaparkan secara jelas kepada pembaca
- Menguatkan sisi konflik internal dan eksternal tokoh
- Menggunakan pertimbangan logis agar tidak cacat logika dan memperkuat imajinasi
- Memilih susunan kalimat yang pendek dan jelas
- Memperkuat tulisan dengan pemilihan kata (diksi)
- Membuat ending yang baik
- Lakukan Swasunting; Swasunting dilakukan setelah selesai menulis;
- Jangan menulis sambil mengedit; Memfokuskan penyuntingan pada kesalahan pengetikan, pemakaian kata baku dan istilah, aturan penulisan, ejaan, dan logika cerita; Usahakan menempatkan diri pada posisi sebagai penyunting agar tega menyunting tulisan sendiri; Jangan lupa menyiapkan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) dan Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI).
Sungguh materi yang sangat keren dan tepat sasaran untuk saya malam ini bersama master fiksi yang keren, dan untuk menjawab rasa penasaran dibenak kita tentang fiksi mari kunjungi tulisan beliau ; www.bianglalakata.wordpress.com www.eigendomo.com dan sesi pertanyaan yang luar biasa dari rekan peserta sangat mewakili rasa penasaran saya.
Closing statement Mazmo' Untuk bisa menghasilkan karya tulisan fiksi yang baik, kuncinya adalah terus belajar, karena dengan terus belajar kita akan seterusnya menjadi pembelajar.

mari kita belajar menulis cerita fiksi
BalasHapusKeren.. semangat bu
BalasHapusBagus bu
BalasHapusLanjutkan buk mantap deh
BalasHapusAyo bu Joice kita buat cerita fiksi yang menarik .. kita berimajinasi dengan melihat kelucuan anak didik kita
BalasHapusAyoooo kita buat yukkkk
BalasHapusBeri...saluuuut
BalasHapusSemangat Ibu...💪💪
BalasHapus
BalasHapusKeren ... lengkap dan apik.
Seperti yg dikatakan Pak Momo, bahwa menulis fiksi itu sebenarnya adalah menulis hayalan kita. Kata kunci yg dapat saya petik adalah baca, tulis, tulis dan tulis.
BalasHapusSemangat Ibu, mari terus menulis
BalasHapusSmngat selalu mbakk
BalasHapusIbu...kereen...
BalasHapusKeren......luar biasa, semangat menulis
BalasHapus