LOKAKARYA ORIENTASI PGP ANGKATAN 7
Sabtu 22 Oktober 2022 merupakan hari pertama bagiku mempersiapkan diri memulai langkah perjuangan dalam Pendidikan Guru Penggerak. Menjadi peserta PGP bukanlah hal yang mudah menurutku pribadi, karena ada tahapan yang harus dilalui hingga sampai pada kondisi ini. Aku termasuk salah satu yang beruntung diantara 29 orang yang lulus seleksi hanya 18 orang yang menjadi peserta PGP Angkatan 7 Kabupaten Sumba Timur NTT.
Lokakarya Orientasi telah dilewati oleh 18 orang peserta dari SD hingga SMA dengan 3 kelompok Pengajar Praktik. Saya mendapat pendamping Pengajar Praktik Ibu Aminadab Betakore, beliau sangat ceria dan semangat. Semoga selama 6 bulan kedepan saya bisa berkolaborasi bersama dalam kelompok hingga selesainya pendidikan ini.
Dalam Lokakarya Orientasi sebagai peserta mindset kami sungguh diperbaharui dan ditanamkan hal-hal positif yang membangkitkan semangat terlebih kami mampu berkomitmen untuk semangat melewati proses pendidikan sampai menyelesaikannya.
Dukungan dan Motivasi dari Pemimpin sebagai kepala sekolah yang ikut hadir dalam lokakarya membawa kebanggan tersendiri bagi kami, dan juga pengawas wilayah yang mengingatkan dan memotivasi kami, bahkan bapak Kepala Dinas Pendidikan Pak Erwin Pasande memberikan motivasi tersendiri kepada saya sebagai guru Honor yang menjadi salah satu peserta PGP pada angkatan ini. bahwa begitu banyak nilai positif yang didapat dalam mengikuti Pendidikan Guru Penggerak. Ada juga keuntungan-keuntungan baik yang didapatsetelah mengikuti pendidikan ini.
Kebanggan tersendiri bagi saya karena menjadi satu-satunya guru wanita tingkat Sekolah Dasar yang terpilih sebagai peserta dalam PGP angkatan 7 ini. Dan saya memiliki komitmen bahwa saya harus mengikuti dan menikmati setiap proses pendidikan dengan sepenuh hati dan sungguh-sungguh tanpa meninggalkan tugas pokok saya.
Memiliki rekan dalam kelompok yang luar biasa dalam setiap pengalaman dan cerita perjuangan menjadi motivasi dan kebanggaan tersendiri bagi saya, menciptakan komunikasi yang akrab dan berkolaborasi dalam menyelasikan tugas-tugas kelompok serta saling membantu apabila ada yang membutuhkan bantuan.
Hari pertama Lokakarya pun diwarnai dengan perkenalan diri perkenalan program dan banyak pemahaman baik yang diberikan baik oleh Pengawas wilayah, pengajar praktik dan Panitia dari Balai Guru Penggerak Provinsi. Semua itu menjadi bekal bagi kami peserta untuk dapat meleawati dan berproses selama enam bulan.
Kebersamaan dan keseruan kami pada Lokakarya Orientasi di lengkapi oleh sebuah lagu dari bapak Kepsek SMPN 1 dan ibu Pengajar Praktik.


Komentar
Posting Komentar